151-foto pawon1 copy lagi
Tahukah kalian gizi dari ikan Gurame?
Tahukah kalian gizi dari ikan Gurame?

Ikan gurame (Osphronemus gouramy) adalah salah satu ikan air tawar yang sangat populer dan disukai sebagai ikan konsumsi di Asia Tenggara dan Asia Selatan. Ikan ini umumnya dikenal dengan nama gurami, ikan ini juga memiliki beberapa sebutan lokal seperti gurame; grameh; kalu; ikan kali dan lain-lain.

Ikan Gurame adalah salah satu hewan omnivora dengan pola makan yang unik. Saat masih kecil, gurame cenderung bersifat karnivora dengan memakan kutu air, jentik nyamuk, cacing sutera, blood worm dan hewan kecil lainnya. Saat menginjak remaja, mereka lebih menyukai makan dedaunan seperti daun keladi/talas/sente, daun pepaya, kangkung, daun singkong, daun ubi jalar dan daun-daun lainnya.

Klasifikasi ikan gurame adalah sebagai berikut:

Kingdom : Animalia

Filum :Chordata

Kelas : Actinopterygii

Ordo : Perciformes

Famili : Osphronemidae

Genus : Osphronemus

Spesies : Osphronemus goramy

Ada banyak Manfaat dan kandungn gizi dari Ikan gurame yang tergolong sangat baik, Adapun beberapa Manfaat dari kandungan Ikan Gurame ini, yaitu sebagai berikut:

Mempunyai kandungan protein yang tinggi

Berdasar hasil beberpa penelitian dalam ilmu Gizi dan Kedokteran menyebutkan bahwa ikan gurame mempunyai kandungan protein 19%, lebih tinggi jika dibandingkan dengan ikan lele, ikan nila, dan ikan mas yang berkisar antara 18,2%, 16,1% dan 16%. Ikan Guurame merupakan sumber makanan yang kaya akan protein, bahkan jumlah protein yang anda dapatkan dari mengkonsumsi ikan ini jauh lebih besar jika dibandingkan dengan mengkonsumsi daging. Meskipun daging juga mempunyai protein yang lumayan tinggi, jika di konsumsi berlebih dampaknya kurang baik, karena juga mengandung lemak yang tinggi. Sebaliknya Ikan gurame ini mengandung kandungan lemak yang rendah hanya sekitar 2,2% sedangkan daging 10%.

Menjaga Kesehatan Kulit

Pada Ikan Gurame ini mengandung protein dan vitamin E yang baik bagi kesehatan kulit kita.

Pengganti sel-sel yang rusak

Selama masih hidup, maka setiap hari pun sel-sel yang ada dalam tubuh kita mengalami akan terus mengalami perbaikan dan pergantian yang baru. Bayangkan saja jika tubuh kita tidak mampu menghasilkan sel yang baru lagi untuk kita, maka sudah pasti kita pun akan menjadi lemah, sehingga hal ini sangat berbahaya apabila terjadi terus-menerus, oleh karena itu disarankan mengkonsumsi makanan yang mengandung banyak protein. Protein merupakan sumber zat yang mampu menggantikan sel-sel yang rusak di dalam tubuh. Jika anda mengkonsumsi ikan gurame ini, otomatis anda telah memenuhi protein yang diperlukan tubuh anda.

Mencegah Penyakit Kwarsiorkor

Penyakit kwarsiorkor yang biasa terjadi pada beberapa anak dengan usia antara 1-3 tahun yang mengalami kekurangan asupan protein. Ciri-ciri anak yang terkena penyakit ini adalah pertumbuhan badan yang tidak maksimal, kaki dan lengannya kurus, pada bagian wajah terlihat bengkak dan perut membuncit. Beberapa Anak yang terjangkit penyakit ini akan memiliki nafsu makan yang sangat rendah, dan juga terlihat pada bagian rambut tipis dan apabila dicabut mudah dan tidak merasa sakit.

Baik bagi Pertumbuhan Balita

Tentunya Balita akan sangat membutuhkan asupan protein yang tinggi, dari beberapa makanan seperti susu yang dapat konsumsi setiap hari. Namun beberapa kasus balita sulit minum susu dan ini otomatis mengurangi asupan proteinnya. Jika asupan proteinnya berkurang, maka pertumbuhan Balita tidak akan bisa memenuhi persyaratan untuk lebih bisa berkembang secara maksimal sehingga akan berpengaruh kepada tingkat kecerdasan.

Mencegah Penyakit Degeneratif

Penyakit degeneratif adalah penyakit yang biasa terjadi pada saat usia yang sudah tua, yang termasuk penyakit degeneratif ini meliputi, jantung koroner, tekanan darah tinggi dan kanker. Penyebab beberapa penyakit yang sangat berbahaya ini adalah penumpukan kolesterol jahat yang tidak terkontrol. Sumber makanan yang mempunyai nilai kolesterol tinggi adalah kerang, udang, gajih sapi dll. Agar nutrisi dalam tubuh anda terjaga, maka sangat dibutuhkan makanan pengganti yang memiliki nutrisi tinggi tapi memiliki kandungan kolesterol yang rendah. Sebagai contoh seperti ikan gurami yang memiliki kandungan protein lebih tinggi daripada kandungan kolesterolnya.

Mencegah Marasmus

Marasmus merupakan salah satu penyakit yang dapat terjadi jika seseorang tersebut megalami kekurangan gizi. Hal ini biasanya terjadi pada balita usia 0-2 tahun. Anak-anak yang menderita penyakit ini akan memiliki tubuh yang sangat kurus seperti tulang hanya terlilit kulit namun perut buncit seperti kwashiokor. Penyebab penyakit ini adalah kurangnya asupan makanan yang mengandung protein dan kalori, infeksi genetis prematuritas atau masalah lingkungan.

Membantu pertumbuhan otot

Ikan Gurame mengandung Protein yang sangat tinggi yang berfungsi untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan otak, serta pembentukan otak pada anak-anak.

Mencegah Cachexia

Cachexia adalah salah satu penyakit serius mengenai kekurangan protein. Seseorang yang menderita penyakit akan mudah merasa lelah, walaupun orang tersebut hanya melakukan sebuah aktivitas sangat ringan. Asdapun beberapa Gejalanya secara singkat, seperti : meliputi penipisan otot, penurunan berat badan secara abnormal, bahkan yang lebih parah lagi dapat menjadi pemicu kanker di organ usus, hati dan lambung.

Sumber Energi

Selain mengandung protein yang tinggi, ikan gurame ini ternyata juga mengandung asam amino esensial yang sangat bermanfaat sebagai substansi energi dari bagian tubuh yang rusak. Dan juga menjadi sumber energi selain dari karbohidrat dan lemak.

Mempercepat Penyembuhan Luka

Kandungan protein yang tersimpan pada ikan gurame juga dapat oleh tubuh dalam pembentukan fibrinogen dan tromboplastin yang berfungsi membantu proses pembekuan darah pada bagian tubuh yang terluka. Saat terjadi luka pada bagian tubuh kita, maka darah pun akan menetes keluar, dan pada saat itulah tubuh akan terus membutuhkan sistem pembekuan darah untuk menghentikan darah pada luka tersebut. Pada beberapa kasus dalam dunia kedokteran, tromboplastin tersebut akan bertugas membekukan darah dengan fibrinogen membantu pembentukan jaringan baru untuk menggantikan jaringan yang rusak. Dengan stimulus fibrinogen maka luka pun akan segera mongering dan sembuh.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *